0

BAB 6 - Manusia & Pandangan Hidup

Posted by Yudha Husna Dewanto on 10.34

Nama Dosen    :    Ninuk Sekarsari
Mata Kuliah    :    Ilmu Budaya Dasar

Nama    :    Yudha Husna Dewanto
NPM    :    18110713
Kelas    :    1 KA 33





Pengertian Usaha atau Perjuangan

Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya.


Tiga aliran filsafat   :

1.       Aliran Naturalisme
Aliran ini berintikan spekulasi, mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada Tuhan. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan. Jadi, pandangan hidup dilandasi oleh ajaran-ajaran Tuhan melalui agamanya.

2.      Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika/akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir. Mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Dengan akal diciptakan teknologi.

3.      Aliran Gabungan
Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu.



Studi Kasus


Setiap wanita pasti menginginkan menjadi wanita yang sukses dalam karier dan di dalam keluarganya. Untuk menjadi wanita yang sukses dalam dua hal tersebut memang perlu perjuangan ekstra keras, baik secara fisik maupun mental. 

Menurut psikologi keluarga Wanda Anastasya MPsi, bahwa menjadi perempuan yang bekerja sekaligus ibu merupakan profesi yang sudah banyak di jumpai. Tapi tidak sedikit dari ibu yang bekerja merasa pesimis apakah mereka mampu berperan ganda dalam kehidupan berumah tangga dan bekerja.

Wanda memaparkan bahwa wanita yang memutuskan untuk melakukan peran ganda sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga, harus siap dengan resiko dan tanggung jawabnya bagaimanapun keadaannya.

Terkadang perasaan gagal menjadi ibu rumah tangga kerap sekali menghantui perasaaan wanita yang juga bekerja. Hal ini manusiawi karena tidak ada sesuatu di dunia ini yang bisa berjalan bersamaan. Apabila anda sudah mulai merasa seperti ini, langsung luruskan pikirian tentang kegagalan itu dan tetap jalani sebagai ibu rumah tangga dan karier dengan senang dan tanpa beban.

Opini

Menurut saya, menjadi wanita karir memang bukan tanggungjawab yang mudah dilaksanakan. Mereka harus bertanggungjawab pada pekerjaan mereka di kantor dan tanggungjawab sebagai Ibu untuk anak-anak mereka serta tanggungjawab sebagi Istri untuk Suami mereka.
Selain bekerja di kantor, mereka pun harus mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak mereka, mendidik akhlak anak-anak mereka, menemani, mendampingi, memberi dukungan & cinta kasih seorang Ibu.
Juga melaksanakan tanggungjawab mereka sebagai seorang Istri untuk mengurus, menemani, mendampingi dan mencurahkan kasih sayang kepada Suami mereka.
Jadi menurut saya, menjadi wanita karir seharusnya tidak lagi menjadi pekerjaan yang penuh kontroversi, asalkan wanita tersebut dapat memenuhi tanggungjawab mereka secara bertanggungjawab maka keluarga mereka akan memeliki kerukunan yang sangat baik.

|
0

ILMU BUDAYA DASAR BAB 5 – Manusia dan Keadilan

Posted by Yudha Husna Dewanto on 09.03

Nama           : Yudha Husna Dewanto
Kelas           : 1KA 33
NPM           : 18110713
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar
Kelompok    : 5
Dosen         : Ninuk Sekarsari

Ilmu Budaya Dasar BAB 5 – Manusia dan Keadilan

Nama Baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bgai orang/tetangga disekitamya adalah suatu kebanggaan batin yang tak temilai harganya.
Ada peribahasa berbunyi “daripada berputih mata lebih baik berputih tulang” artinya orang lebih baik mati dari pada malu. Betapa besar nilai nama baik itu sehingga nyawa menjadi taruhannya. Setiap orang tua selalu berpesan kepada anak-anaknya “jagalah nama keluargamu!” Dengan menyebut “nama” berarti sudah mengandung arti “nama baik”. Ada pula pesan orang tua “jangan membuat malu” pesan itu juga berarti menjaga nama baik. Orang tua yang menghadapi anaknya yang sudah dewasa sering kali berpesan “laksanakan apa yang kamu anggap baik, dan jangan kau laksanakan apa yang kau anggap tidak baik!”. Dengan melaksanakan apa yang dianggap baik berarti pula menjaga nama baik dirinya sendiri, yang berarti menjaga nama baik keluarga.

Hakikat Pemulihan Nama Baik
Pada hakikatnya pemulihan nama baik itu adalah kesadaran yang disadari oleh manusia karena dia melakukan kesalahan di dalam hidupnya, bahwa perbuatan yang dia lakukan tersebut tidak sesuai dengan norma – norma atau aturan – aturan yang ada di negeri ini, selain itu perbuatan yang menyebabkan hilangnya nama baik seseorang adalah karena perbuatan yang mereka lakukan itu tidak sesuai dengan aklakul karimah (akhlak yang baik menurut sifat – sifat Rasulullah SAW). 
Ada tiga macam godaan yang sangat rentan terhadap tercemarnya nama baik seseorang. Tiga macam godaan tersebut adalah Derajat / pangkat, Harta, dan Wanita. Apabila seseorang tidak dapat menguasai nafsunya maka kemungkinan besar ia akan terjerumus ke jurang kenistaan karena untuk memperoleh derajat / pangkat, Harta , dan Wanita terkadang seseorang harus melakukan cara – cara yang tidak wajar tidak bersih, dan tidak sesuai dengan akhlak dan moral yang telah ditentukan oleh agamanya. Misalnya melakukan fitnah, berbohong, meyuap, mencuri, merampok, dan menempuh segala jalan yang diharamkan oleh agamanya.
Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Tuhan dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur selalu dipupuk.

Studi Kasus
Kasus yang dialami ustadz Jefrry Al Buchory, pada masa mudanya dahulu. Dahulu ketika beliau masih belum menjadi ustadz beliau adalah seorang yang tindakan dan sikapnya jauh dari moral dan akhlak sesuai dengan agama islam yang dianutnya. Dahulu beliau adalah penikmat dunia malam, mabuk – mabukan dan sebagainya. 
Sehingga beliau sulit diterima oleh orang – orang, tetapi dukungan dari orang – orang terdekatnya ditambah hidayah yang datang dari Allah SWT yang menhendakinya untuk menjadi orang yang baik telah mengubah hidupnya hingga 360 derajat. Tentu pemulihan nama baik beliau di masyarakat luas butuh proses dan tidak instan, jika kita benar – benar serius untuk bertaubat dan berubah menjadi manusia yang lebih baik itu sangat sulit, tetapi beliau sangat serius ingin berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi, akhirnya dengan kesungguhan hatinya beliau bisa berubah dan kini beliau menjadi teladan bagi masyarakat luas. Pengalaman masa lalunya dia anggap sebagai sebuah pengalaman yang sangat berharga karena dengan pengalamannya itu dia kini dikenal sebagai ustadz gaul yang di kagumi oleh seluruh lapisan masyarakat baik itu kaum muda, dan kaum orang tua. 
Melihat dari kisah seorang Ustadz jeffry al buchory tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa seburuk – buruknya sikap manusia, pasti ada jalan untuk kita agar kita bisa bertaubat dan bisa berubah menjadi yang lebih baik lagi di hadapan tuhan, dan dengan mendapat kepercayaan dari Tuhan kepercayaan dari masyarakat terhadap kita pun, akan segera datang seiring dengan berjalannya waktu. 

Opini
Nama baik sangatlah penting, untuk itu kita harus menjaganya dengan berperilaku baik yang tidak menyimpang.  Meskipun hidayah datang nya dari allah SWT, namun sebagai manusia juga tidak akah bisa berubah jika dirinya tidak ada keinginan untuk merubahnya. Karena allah SWT tidak akan merubah suatu kaum melainkan ia merubah dirinya sendiri. 

|
0

ILMU BUDAYA DASAR BAB 4 - MANUSIA DAN KEINDAHAN

Posted by Yudha Husna Dewanto on 09.24

Nama                : Yudha Husna Dewanto
Kelas               : 1KA 33
NPM                 : 18110713
Mata Kuliah         : Ilmu Budaya Dasar
Kelompok            : 5
Dosen               : Ninuk Sekarsari
 
 
 
 
Keindahan 
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri.
Teori The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai Moral, nilai Ekonomi, nilai Pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut Nilai Estetik.
Tentang nilai itu ada yang membedakan antara nilai subjektif dan objektif, atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting ialah : Nilai Ekstrinsik dan Nilai Instrinsik.
Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.
Sedangkan nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai sesuatu tujuan, atau demi kepentingan benda itu sendiri. 
Contoh : 
1) 
Puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik. Sedangkan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut Nilai Intrinsik. 

Tari, tarian Kecak dari Bali suatu tarian yang halus segala macam jenis pakaian dan gerak- geriknya. Dan merupakan nilai ekstrinsik.

Nilai-nilai dan tujuan hidup ekstrinsik yang kuat tampak pada individu yang mengarahkan hidupnya pada budaya konsumtif dan mengorganisasi hidupnya di seputar uang, kekuasaan, citra, dan status (the goods life). Ini disebut ekstrinsik karena fokus hidupnya adalah memperoleh penghargaan dan hal-hal yang menyenangkan (rewards) yang bersifat eksternal.
Nilai-nilai dan tujuan hidup intrinsik mengarahkan kehidupan untuk pertumbuhan pribadi, hubungan erat, dan kontribusi terhadap komunitas. Hal ini lebih sesuai dengan pandangan Psikologi Positif mengenai hidup bahagia (the good life). Disebut intrinsik karena memberikan kepuasan secara lebih melekat (inheren) dan fokusnya adalah mencapai kepuasan psikologis yang terdalam yang diperlukan untuk hidup bahagia atau hidup sejahtera.

 Studi Kasus






VIVAnews - Perjudian di seputar sepakbola sudah menjadi bisnis besar. Namun, tidak semua negara memperbolehkannya.  

Sebagian negara Asia melarang perjudian sepakbola semacam itu. Menjelang Piala Dunia, polisi-polisi di wilayah tersebut bekerja keras untuk mengejar dan menindak para pelaku.

Puluhan juta dolar dipasang di pasar taruhan selama pesta sepakbola dunia di Afrika Selatan yang berlangsung sebulan penuh. Berbagai hal terkait Piala Dunia dipertaruhkan, mulai dari tim mana yang akan menang, sampai siapa pemain yang akan mencetak gol terbanyak.

Sebagian besar uang taruhan tersebut akan berpindah tangan di pasar taruhan, atau di sarang perjudian bawah tanah yang di antaranya dikelola oleh sindikat kejahatan terorganisir. Peredaran uang hasil judi itu belum semua, karena bisnis judi tersebut juga marak di situs perjudian online yang kini tersedia dalam jumlah ribuan di dunia maya.(one)




VIVAnews - Justin Bieber memang sedang mendunia. Penampilan penyanyi muda yang mendadak populer berkat penampilannya di Youtube, kini selalu ditunggu-tunggu kehadirannya. Bahkan, kini Bieber menjadi salah seorang penyanyi muda termahal di dunia.

Penyanyi muda ini mendapatkan pendapatan sebesar US$300 ribu atau sekitar 2,6 miliar dalam setiap konsernya. Daftar terbaru penyanyi terkaya memuat penyanyi berusia 16 tahun ini menghasilkan pendapatan dua kali dari rapper Drake, tiga kali lebih banyak sebagai saingan dari Selena Gomes dan empat kali dari penyanyi jebolan American Idol, Jordin Sparks. Demikian seperti dikutip dari Contactmusic, Selasa 5 Oktober 2010.

Tak berhenti sampai di situ, penyanyi berusia 16 tahun ini juga sedang berusaha menyusul pendapatan sejumlah penyanyi dan grup musik lainnya yang tergolong musisi terkaya pada 2010 ini. Di antaranya, Rascal Flatts, Kis dan Keith Urban.

Tahun ini bisa dibilang sebagai masa-masa karier Bieber melesat naik. Bagaimana tidak? Di tahun inilah namanya mulai terkenal dan sosoknya menjadi idola baru para kaum ABG. Seiring meningkatnya pendapatannya sebagai penyanyi, ia juga bisa memperbaiki ekonomi keluarganya yang hidup di bawah garis kemiskinan sejak sang ibu bercerai dari ayahnya.

Kehidupan Bieber juga berubah drastis. Ia tak lagi bisa menikmati kebebasannya seperti dulu lagi. Sekarang ke mana pun ia pergi harus didampingi dengan para bodyguard. Bieber pernah mengungkapkan merindukan kebebasannya yang dulu.
Meskipun dijuluki sebagai penyanyi remaja termahal, ia mengaku sering merasa kesepian.


Opini  
        
       Dari apa yang dikemukakan di atas, ada hal bisa kita petik, yaitu: Keindahan menyangkut persoalan filsafati, sehingga jawaban terhadap apa itu keindahan sudah barang tentu bisa bermacam-macam.
       Kita juga seharusnya menyelaraskan antara unsur intrinsik  mencakup tujuan dan lain-lain dan unsur ekstrinsik yang saling berkaitan satu sama lain. Pengertian keindahan juga tidak hanya terbatas pada kenikmatan penglihatan semata-mata, tetapi sekaligus kenikmatan spiritual dalam hubungan kepada Tuhan YME.

|
0

BAB 3 . Manusia Dan Penderitaan

Posted by Yudha Husna Dewanto on 05.19















Nama : Yudha Husna Dewanto
Kelas : 1KA33
Npm : 1810713
Materi : Ilmu Budaya Dasar 
Kelompok : 5
Dosen : Ninuk Sekarsari
A. Pegertian Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidalmya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenilcmatan dan kebahagiaan.

Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan "risiko" hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bennakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya

B. SIKSAAN

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan.
Di dalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Antara lain, ayat 40 surat Al Ankahut menya takan :
"masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantaranya kami hujani dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad, ada yang diganyang dengan halilintar bergemuruh dahsyat seperti kaum Tsamud, ada pula yang kami benamkan ke dalam tanah seperti Qorun, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nuh. Dengan siksaan-siksaan itu, Allah tidak akan menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya diri sendiri, karena dosa-dosanya.
Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca di berbagai media massa. Bahkan kadang-kadang ditulis di halaman pertama dengan judul huruf besar, dan kadang-kadang disertai gambar si korban.

C. KEKALUTAN MENTAL

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang hams diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rokhaninya

usaha mempertahankan diri dengan cam negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara benahan dirinya salah; pada orang yang tidak menderita gantran kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dan persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.
kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :

kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempuma; hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kaedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga is tidak dapat menyesuaikan diri lagi; misalnya orang pedesaan yang berat menyesuaikan diri dengan kehidupan kota, orang tea yang telah mapan sulit menerima keadaan baru yang jauh berbeda dan masa jayanya dulu.
cara pematangan batin yang salah dengan memberikan realcsi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial; over acting sebagai overcompensatie.

D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN

Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan rnenghindari atau menghilangkan sama sekali.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia hams optimis, is hams berusaha mengataasi kesulitan hidup. Allah telah berfinnan dalam surat Arra'du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan membah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.

PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN

Beberapa sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan, bencana alam, bencana perang. dan lain-lain. Contohnya ialah tenggelamnya kapal Tampomas Dua di perairan Masalembo, jatuhnya pesawat hercules yang mengangkut para perwira muda di Condet, Meletusnya gunung galunggung,perang Irak-Iran.
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV, pesawat radio, dengan maksud supaya semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikiaan dapat menggugah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Nyatanya tidak sedikit bantuan dari para dermawan dan sukarelawan berupa material atau tenaga untuk meringankan penderitaan dan penyelamatan mereka dari musibah ini. Bantuan-bantuan ini dilakukan secara perseorangan ataupun melalui organisasi-organisasi sosial, kemudian dikirimkan atau diantarkan langsung ke tempat-tempat kejadian dan tempat-tempat pengungsian.
Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakt. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni. Sebagai contoh bagaimana penderitaan anak bemama Arie Hangara yang mati akibat siksaan orang tuanya sendiri yang difilmkan dengan judul "Arie Hangara".

F. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :

A) Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.

B) Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan

G. PENGARUH PENDERITAAN

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa "sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna", "nasi sudah menjadi bubur". Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.



Study Kasus :
Di Indonesia Memang banyak sekali penderitaan yang tidak berprikemanusiaan lagi karna ada nya pemerkosaan, kekerasan dan tindak perampokan maka dari itu pederitaan yang banyak sekali terjadi dan menyiksa orang yang tidak kuat akan penderitaan. manusia itu akan nekat untuk mengakhiri hidupnya walau sangat berat dijalani.


Opini :
pendapat saya tentang manusia dan Penderitaan ini harus segeradi hilangkan, kenapa harus di hilangkan? apa bila penderitaan terus bertambah atau menumpuk makan akan mejadi suatu tindakan kriminal di lingkungan hidup.

Saran :
seharusnya manusia harus terbuka dalam keadaan individu masalah dan penderitaan yang dirasakan terhadap keluarga,sahabat, dan tuhan agar hati kita dan hidup kita akan terasa jauh lebih baik

|

Copyright © 2009 When computer talks to human All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.